Hembusan angin laut, suara demburan ombak menambah semangat untuk segera ke Pantai Sanggar. Wow ... kata pertama pengunjung mahasiswa dari Bali. Mahasiswa tersebut kami panggil Iko dan berkata "Pantai Dreamland Bali kalah"
Mulai saat itu Paciwistu menyebut Pantai Sanggar adalah Pantai Dreamland Tulungagung. Air laut yang jernih, hamparan pasir putih nan luas, panorama pepohonan nan hijau, angin sepoi - sepoi kalau Paciwistu sebut Pantai masih Perawan. Hemm indah ... langsung cebur mandi, main pasir, ada yang main futsal, ada yang terduduk menikmati Pantai, ada menyiapkan makanan. (berita berdasarkan kegiatan Paciwistu, tanggal 11 November 2012)
Menuju Pantai Sanggar dari Tulungagung, di mulai dari Terminal Gayatri perjalanan naik sepeda motor kurang 1,5 jam berjarak kurang lebih 46 km. Sepeda motor dari Terminal Gayatri menuju perempatan tamanan, belok kanan, menuju Boyolangu dilanjut terus sampai Campurdarat, sampai SMU Campurdarat belok kiri, nanti ketemu tempat wisata juga yang bernama Telaga Mburet (sumber air yang indah) terus menuju Tanggunggunung, terus ke arah desa Jenglungharjo, dan finish dusun Ngelo.
Dari Dusun Ngelo bisa naik sepeda motor, tapi hati - hati jalan masih tanah, kalo takut bisa ojek ke warga setempat, dan lebih aman jalan kaki. Teman Paciwistu paling suka jalan kaki, ada sedikit nuasa adventure kurang lebih 35 menit sampai Pantai Ngalur (Keindahan Pantai Ngalur sama dengan Pantai Sanggar) terus menyusuri Pantai Ngalur menyebrang karang sedikit sampailah ke Pantai Sanggar.
Di Pantai Sanggar tidak ada yang jualan, resiko kalo pantai masih perawan. Karena itu disarankan membawa air mineral 1.500 ml minimal 2 botol, nasi bungkus 2 buah, jas hujan, snack yang banyak, buah, jangan lupa kamera untuk mengabdikan moment, dan tisu basah bagi perempuan.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar